Desa Paseh Gelar Rembug Stunting dan Musyawarah Masyarakat Desa Tahun 2025

03 Juli 2025
Administrator
Dibaca 28 Kali
Desa Paseh Gelar Rembug Stunting dan Musyawarah Masyarakat Desa Tahun 2025

Paseh, 2 Juli 2025 — Pemerintah Desa Paseh menyelenggarakan kegiatan Rembug Stunting dan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) di Aula Kantor Kepala Desa, Rabu (2/7). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk menekan angka stunting serta meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat desa.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Paseh, Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kecamatan Banjarmangu, kader kesehatan desa, bidan desa, tokoh masyarakat, serta seluruh perangkat desa.

Dalam kegiatan ini, dilakukan evaluasi terhadap berbagai permasalahan kesehatan yang terjadi di masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan pencegahan stunting. Berbagai data dan temuan lapangan yang dihimpun oleh kader kesehatan desa dan bidan desa dipaparkan secara terbuka, mulai dari kondisi gizi balita, sanitasi lingkungan, hingga akses layanan kesehatan.

Kepala Desa Paseh dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menangani permasalahan kesehatan, terutama stunting yang masih menjadi tantangan serius bagi pembangunan sumber daya manusia di tingkat desa.

Musyawarah ini juga menghasilkan sejumlah rencana penanganan yang disepakati bersama, di antaranya peningkatan edukasi gizi untuk ibu hamil dan balita, perbaikan sanitasi lingkungan, serta peningkatan layanan posyandu. Seluruh rencana aksi tersebut akan diusulkan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) tahun anggaran 2026.

Dengan digelarnya rembug stunting dan MMD ini, diharapkan masyarakat Desa Paseh semakin peduli terhadap isu kesehatan, serta mampu menjadi bagian aktif dalam mendukung program pemerintah menuju desa sehat dan bebas stunting.

Desa Paseh Gelar Rembug Stunting dan Musyawarah Masyarakat Desa Tahun 2025

Paseh, 2 Juli 2025 — Pemerintah Desa Paseh menyelenggarakan kegiatan Rembug Stunting dan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) di Aula Kantor Kepala Desa, Rabu (2/7). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk menekan angka stunting serta meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat desa.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Paseh, Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kecamatan Banjarmangu, kader kesehatan desa, bidan desa, tokoh masyarakat, serta seluruh perangkat desa.

Dalam kegiatan ini, dilakukan evaluasi terhadap berbagai permasalahan kesehatan yang terjadi di masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan pencegahan stunting. Berbagai data dan temuan lapangan yang dihimpun oleh kader kesehatan desa dan bidan desa dipaparkan secara terbuka, mulai dari kondisi gizi balita, sanitasi lingkungan, hingga akses layanan kesehatan.

Kepala Desa Paseh dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menangani permasalahan kesehatan, terutama stunting yang masih menjadi tantangan serius bagi pembangunan sumber daya manusia di tingkat desa.

Musyawarah ini juga menghasilkan sejumlah rencana penanganan yang disepakati bersama, di antaranya peningkatan edukasi gizi untuk ibu hamil dan balita, perbaikan sanitasi lingkungan, serta peningkatan layanan posyandu. Seluruh rencana aksi tersebut akan diusulkan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) tahun anggaran 2026.

Dengan digelarnya rembug stunting dan MMD ini, diharapkan masyarakat Desa Paseh semakin peduli terhadap isu kesehatan, serta mampu menjadi bagian aktif dalam mendukung program pemerintah menuju desa sehat dan bebas stunting.